Ini merupakan sebuah pengalaman yang ditempuh selama setahun dan seterusnya.
AMASON merupakan kelompok pecinta alam yang berada dalam naungan seminari. Dengan semboyan Deum Per Naturae Amamus yang artinya mencintai Tuhan melalui alam, mereka selalu berjalan dalam naungan Tuhan. Kelompok pecinta alam ini mempunyai ayat pegangan yaitu Mazmur 23, Mazmur 27, dan Yesus bin sirakh 2 : 1-4. Ayat-ayat tersebut sudah menjadi pegangan setiap anggota AMASON. Salah satu tujuan kelompok ini dibentuk adalah membina panggilan yaitu dengan membantu mengolah panggilan lewat kegiatan alam.
Aku sendiri adalah seorang anggota dari kelompok pecinta alam seminari ini. Pada tahun pertama di seminari aku menyelesaikan kaderisasai menjadi anggota kelompok ini. Dengan semangat dan motivasi yang kumiliki akhirnya pun aku bisa menjadi salah satu anggota dari kelompok pecinta alam ini. Memang tahap kaderisasi AMASON dibgai menjadi tiga tahap yaitu prakaderisasi, semikaderisasi, dan pelantikan. Awalnya empat orang yang mengikuti proses kaderisasi yaitu diriku dan tiga temanku tetapi pada akhirnya hanya tersisa dua yang dilantik menjadi amason. Memang ini adalah sebuah proses seleksi yang cukup ketat sama halnya dengan perjalanan panggilan sebagai calon imam yang sedang kutempuh. Menjadi amason bagiku merupakan panggilan yang tidak dimiliki oleh semua teman-temanku lainnya. Banyak pengalaman yang kutemukan selama proses kaderisasi meupun setelah menjadi anggota kelompok pecinta alam ini. Kedisiplinan, tangggung jawab, rasa menghargai, dan kekeluargaan merupakan hal-hal yang dibangun dalam organisasi ini. Kekeluargaan yang dibangun dalam organisasai ini sangat erat, bisa dikatakan bahwa kita sebagai keluarga harus bisa untuk sehati dan sejiwa. Aku bangga menjadi seorang anggota kelompok ini. Kepribadianku pun terbentuk dalam organisasi ini. Pengetahuanku mengenal alam pun semakin bertambah. Secara fisik, aku menjadi sehat dengan latihan fisik yang diberikan. Secara psikologis, mentalku menjadi semakin percaya diri dan tidak takut akan tantangan yang kuhadapi pada nantinya.Bagiku organisasai ini memberikan dampak yang positif bagi pengolahan panggilan maupun sikap yang ditumbuhkan pada masyarakat nantinya. Survive itulah yang diajarkan, aku dituntut untuk bisa mandiri, dewasa, bertahan hidup dalam kesulitan, mampu berpikir cerdas atau tidak ceroboh dalam bertindak. Kemampuan untuk berpikir cepat dengan meminimalkan resiko yang ada pun dilatih. Memang menjalani proses kaderisasi selama satu tahun tidaklah mudah, perlu perjuangan dan semangat yang besar. Bagiku ini sama halnya dalam proses panggilan yang tidak mudah untuk dijalani. Tantangan pasti selalu ada dalam hidup maupun dalam proses panggilan. Kemampuan untuk survive sangat diperlukan. Setiap hal yang kulakukan pun kurefleksikan untuk memperbaiki diriku semakin magis atau menjadi lebih baik lagi.

1 komentar:
mohon maaf saya ingin bertanya, apakah ada alamat email dari kempat jendral pendiri AMASON? saya mohon informasinya untuk mendukung karya tulis saya seputar AMASON. terimakasih # 29
Posting Komentar